Kamis, 15 Januari 2015

Enam Tahun Sengsara

Enam tahun sengsara, di hutan uruwela
Sang Pangeran Siddharta, melawan mara bah'ya

Hati siapa tak pedih, badan kurus sekali
Hampir saja B'liau mati, karna menyiksa diri

Waktu malam yang sunyi, di bawah pohon Bodhi
Buddha sudah membasmi, hawa nafsunya hati

Bulan Waisak Purnama, waktu itu jam sebelas
B'liau dapati Dhamma, untuk manusia bebas

Hanya diri sendiri, Buddha sudah dapati
Kebenaran sejati, untuk dunia ini

Se'tlah dapati Dhamma, pun mengenal Nibbana
Siddharta jadi Buddha, yang mencurahkan berkah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar